Biaya Membangun Rumah Type 36 Dengan Kamar Tidur Dan Taman
BIAYA MEMBANGUN RUMAH TYPE 36 DENGAN 2 KAMAR TIDUR DAN TAMAN
Bagi Anda yang sedang berencana membangun rumah type 36, dengan dua kamar tidur dan taman minimalis, tentunya membutuhkan referensi berapa biaya yang dibutuhkan untuk membangun rumah tersebut, dan estimasi kebutuhan material.
Berapa Dana yang dibutuhkan untuk membangun Rumah Type 36, dengan 2 Kamar Tidur dan Taman Minimalis ?
Rumah Type 36
Rumah Type 36 maksudnya adalah rumah yang memiliki total luas bangunan 36 m², dan kali ini ukuran yang akan kita hitung adalah panjang 6 meter x 6 meter (Luas = 36 m²), dengan tinggi bangunan sekitar 4 meter.
Setelah Anda menentukan ukuran rumah yang akan dibangun yaitu rumah type 36, selanjutya Anda bisa mulai melakukan perhitungan kebutuhan material dan biaya untuk rumah tersebut.
Rumah minimalis sederhana dengan type 36 dengan 2 kamar tidur yang akan dibangun memiliki ukuran panjang 6 meter, lebar 6 meter dan tinggi umumnya sekitar 4 meter.
Rincian Biaya dan Material Membangun Rumah Sederhana
• Batu bata
• Semen
• Pasir
• Kerikil
• Besi beton
• Papan
• Broti
• Seng
• Paku
• Kusen, Pintu dan Jendela
• Kunci, Engsel, dan Lainnya
• Triplek plafond
• Closet
• Pintu kamar mandi
• Cat minyak dan cat tembok
• Instalasi pipa air
• Instalasi listrik
• Upah kerja tukang
Bagaimana menghitung kebutuhan material untuk membangun rumah sederhana tipe 36 dengan dua kamar?
Berikut rincian cara menghitung biaya dan kebutuhan material untuk membangun rumah minimalis type 36 dengan 2 kamar tidur.
Daftar Kebutuhan Material dan Perhitungannya
1. Batu bata
Untuk membangun rumah, bahan yang dibutuhkan untuk membuat dinding atau temboknya adalah batu batu, atau bisa juga dengan menggunakan batako.
Kita mengambil perhitungan untuk menentukan kebutuhan berapa jumlah batu bata yang dibutuhkan untuk rumah Type 36 dengan 2 kamar Tidur.
Pada umumnya ukuran batu bata standar, untuk membuat dinding seluas 1 m², dibutuhkan batu bata sebanyak 90 buah.
Ukuran luas seluruh tembok rumah Type 36 dengan dua kamar, adalah : 154 m²
• Tembok depan dan belakang = (6m x 4m)
+ (6m x 4m) = 48 m²
• Tembok samping = (6m x 4m) + (6m x 4m)
= 48 m²
• Tembok dua buah kamar = (3m x 4m) +
(2,5m x 4m x 4) = 52 m²
• Tembok kamar mandi = 1,5m x 4 = 6 m²
• Total luas tembok = 48 m² + 48 m² + 52 m²
+ 6 m² = 154 m²
Kebutuhan batu bata = 154 m² x 90 buah = 13.860 buah. Anda bisa membulatkan hasil perhitungan diatas menjadi 15.000 buah
Harga batu bata = Rp 900/buah.
Maka biaya untuk batu bata = 15.000 x Rp 900 = Rp 13.500.000
2. Semen
Kebutuhan semen dalam membangun sebuah rumah, ada beberapa macam yaitu untuk memasang batu tembok, plester atau aci, buat pondasi atau cor, dan untuk lantai.
• Untuk pasang batu bata
Ukuran luas permukaan tembok atau dinding seluruhnya = 154 m² kebutuhan semen per m² = 10 kg maka kebutuhan semen untuk tembok = 10 kg x 154 m² = 1.540 kg atau 1.540 kg/50 kg = 30,8 zak. Atau dibulatkan menjadi 31 zak.
• Untuk plester/aci dinding
Ukuran luas permukaan tembok atau dinding seluruhnya = 154 m², karena tembok ada dua lapis (Luar dan dalam)
maka kita kali dua: 154m² x 2 = 308m²
Kebutuhan semen per m² = 5 kg
Maka kebutuhan semen untuk acian tembok = 5 kg x 308 m² = 1.540 kg atau 1.540 kg/50 kg = 30,8 zak. Atau dibulatkan menjadi 31 zak.
• Untuk lantai
Ukuran luas seluruh lantai rumah tersebut: 36 m² jika tebal semenisasi lantai adalah: 10cm (0,1 m) maka volume lantai adalah : 36 m² x 0,1 m = 3,6 m³ rasio untuk semen dan pasir adalah 1 : 5 kebutuhan semen adalah 1/6 x 3,6 m³ = 0,6 m³
Berapa kg Semen Dalam 1 m³ ?
Untuk mengubah satuan semen dalam meter kubik ke dalam kilogram, maka kita harus mengetahui berat jenis semen. Berat jenis semen yaitu : 1.500 kg/m³
Jadi kebutuhan semen untuk lantai, adalah:
0,6 m³ x 1.500 = 900 kg, dibagi 50kg/zak menjadi = 18 zak
• Untuk cor pondasi
Volume seluruh pondasi yang akan di cor, adalah: 0,2 m x 0,2 m x 24 m x 2 = 1,92 m³
- 0,2 meter atau 20 cm adalah lebar pondasi
- 0,2 meter atau 20 cm adalah tinggi pondasi
- 24 meter adalah keliling rumah, sedangkan angka 2 diambil karena yang
mau dicor adalah bagian pondasi dan
penutup dinding atas.
Jika perbandingan campuran cor adalah 1:2:3
Maka semen yang dibutuhkan adalah: 1/6 x 1,92 m³ = 0,32 m³
Berat semen = 1500 kg x 0,32 m³ = 480 kg. atau 9,6 zak dibulatkan menjadi 10 zak
Total kebutuhan semen : 31 zak + 31 zak + 18 zak + 10 zak = 90 zak. (Semen @ 50 kg)
Jika harga semen @ 50 kg Rp 60.000
Maka biaya semen untuk membangun sebuah rumah sederhana type 36 dengan dua kamar, adalah: 90 zak x Rp 61.000 = Rp 5.490.000
3.Pasir
Dalam membangun sebuah rumah, pasir dibutuhkan sebagai campuran semen untuk pemasangan batu bata, plester, acian, lantai dan cor pondasi
• Pasir untuk pemasangan batu bata
Luas tembok seluruhnya, adalah: 154 m² kebutuhan pasir adalah 0,045 m³ x luas dinding
Maka pasir yang dibutuhkan: 0,045 x 154 = 6,93 m³
• Pasir untuk plester (acian) tembok
Ukuran luas permukaan tembok atau dinding seluruhnya = 154 m², karena tembok ada dua lapis (Luar dan dalam) maka kita kali dua: 154m² x 2 = 308m²
Kebutuhan pasir adalah 0,027 m³ x luas dinding, maka pasir yang dibutuhkan : 0,027 m³ x 308 = 8,31 m³
• Pasir untuk lantai
Volume lantai seluruhnya adalah: 36 m² x tebal 0,1 m = 3,6 m³
Perbandingan semen dan pasir adalah 1:5
Maka kebutuhan pasir untuk lantai, adalah: 5/6 x 3,6 m³ = 3 m³
• Pasir untuk cor pondasi
Perbandingan yang digunakan untuk cor pondasi adalah 1:2:3 (1 bagian semen, 2 bagian pasir dan 3 bagian kerikil)
Volume cor yang dibutuhkan untuk rumah sederhana type 36, adalah : 1,92 m³
Maka, pasir = 2/6 x 1,92 m³ = 0,64 m³
Total kebutuhan pasir untuk membangun rumah sederhana type 36 adalah: 6,93 m³ + 8,31 m³ + 3 m³ + 0,64 m³ = 18,88 m³, dibulatkan menjadi 19 m³
Jika harga pasir adalah Rp 150.000/m³ maka biaya untuk kebutuhan pasir adalah:
Rp 150.000 x 19 m³ = Rp 2.850.000
4. Kerikil
Kebutuhan kerikil untuk cor pondasi dengan volume 1,92 m³ adalah: 3/6 x 1,92 m³ = 0,96 m³ = 0,96 m³ atau dibulatkan menjadi 1 m³
Jika harga kerikil adalah Rp 300.000 maka biaya untuk kerikil adalah: 1 m³ x Rp 300.000 = Rp 300.000
5. Besi Beton
Besi beton dipakai untuk besi cor pondasi, ukuran besi beton yang biasa digunakan untuk membangun rumah sederhana, adalah besi beton 8mm, dan besi beton 5mm untuk cincinnya atau begel.
Kebutuhan besi beton untuk rumah sederhana type 36 adalah: besi beton 8mm sebanyak 50 batang, jika harga perbatangnya adalah Rp 46.000
Maka biaya untuk besi beton 8mm = 50 x Rp 46.000 = Rp 2.300.000
Besi beton 5mm sebanyak 50 batang, jika harga perbatangnya adalah Rp 5.000
Maka biaya untuk besi beton 6mm = 50 x Rp 29.500 = Rp 1.475.000
Maka biaya untuk besi beton = Rp 2.300.000 + Rp 1.475.000 = Rp 3.775.000
6. Papan
Meski rumah yang akan kita bangun adalah berbahan beton atau permanen, namun kita juga masih membutuhkan papan, untuk resplang.
Kebutuhan papan untuk rumah sederhana type 36 adalah: 10 batang
Harga papan ukuran 2 x 10 adalah Rp 40.000/batang
Biaya untuk papan adalah: 10 x Rp 40.000 = Rp 400.000
7. Broti
Untuk membangun sebuah, dibutuhkan broti untuk plafond, kuda-kuda atap seng, dengan berbagai ukuran broti.
Broti ukuran 1,5 x 2 untuk pasang Plafond dibutuhkan sebanyak : 25 batang, jika harga broti 1,5 x 2 adalah Rp 20.000/batang
Biaya untuk broti ukuran 1,5 x 2 = 25 x Rp 20.000 = Rp 500.000
Broti ukuran 1 x 2 untuk seng sebanyak 30 batang, jika harga broti ukuran 1,5 x 3 = Rp 30.000
Biaya untuk broti 1,5 x 3 untuk seng adalah: 30 x Rp 30.000 = Rp 900.000
Total biaya untuk broti adalah: Rp 500.000 + Rp 225.000 + Rp 900.000 = Rp 1.625.000
8. Seng
Kebutuhan seng untuk atap rumah sederhana type 36 adalah sebanyak 40 lembar
Harga seng ukuran 7 kaki adalah Rp 67.000/lembar
Biaya untuk seng adalah 40 x Rp 67.000 = Rp 2.680.000
Biaya untuk seng dan rabung adalah: Rp 2.680.000 + Rp 60.000 = Rp 2.740.000
Harga seng ukuran 7 kaki adalah Rp 67.000/lembar
Biaya untuk seng adalah 40 x Rp 67.000 = Rp 2.680.000
Biaya untuk seng dan rabung adalah: Rp 2.680.000 + Rp 60.000 = Rp 2.740.000
9. Paku
Berbagai macam ukuran paku yang dibutuhkan untuk membangun sebuah rumah adalah sekitar Rp 400.000
10. Kusen, Pintu dan Jendela
Kusen, pintu dan jendela yang dibutuhkan untuk membangun sebuah rumah sederhana, minimalis type 36 dengan 2 kamar tidur, adalah sebagai berikut:
Pintu ukuran 90 x 200 sebanyak 4 buah. Harga pintu minimalis Rp 250.000
Biaya untuk pintu = 4 x Rp 250.000 = Rp 1.000.000
Kusen pintu sebanyak 4 buah, Harga kusen pintu ukuran 90 x 200 = Rp 200.000/buah
Biaya untuk kusen pintu adalah: 4 x Rp 200.000 = Rp 800.000
Jendela sebanyak 4 buah, Harga satu buah jendela Rp 100.000
Biaya untuk jendela adalah: 4 x Rp 100.000 = Rp 400.000
Kusen jendela sebanyak 4 buah, Harga satu buah kusen jendela adalah Rp 100.000
Biaya untuk kusen jendela adalah: 4 x Rp 100.000 = Rp 400.000
Total biaya yang dibutuhkan untuk pintu, jendela dan kusennya adalah: Rp 1.000.000 + Rp 800.000 + Rp 400.000 + Rp 400.000 = Rp 2.600.000
11. Kunci, Engsel dan Lainnya
Biaya untuk membeli kunci pintu dan jendela, engsel pintu dan jendela. Anda dapat totalkan sekitar: Rp 550.000
12. Plafond
Untuk membangun rumah sederhana kita dapat menggunakan triplek 3mm untuk bahan plafond
Untuk menghitung kebutuhan triplek untuk plafond adalah luas bangunan dibagi dengan luas 1 lembar triplek
Jika triplek yang digunakan memiliki ukuran 1m x 2m maka luas 1 lembar triplek = 2 m²
Jumlah triplek yang dibutuhkan adalah: 36 m²/ 2m² = 18 lembar
Kebutuhan triplek untuk plafond rumah sederhana type 36 adalah sebanyak 18 lembar
Harga satuan triplek 3 mm adalah Rp 50.000
Biaya untuk triplek adalah 18 x Rp 50.000 = Rp 900.000
Kebutuhan untuk Lak plafond sekitar 25 batang, harga satuan sekitar Rp 5.000
Biaya untuk Lak plafond adalah: 25 x Rp 5.000 = Rp 125.000
Total biaya untuk plafond adalah Rp 900.000 + Rp 125.000 = Rp 1.025.000
13. Closet
Closet jongkok 1 buah standar harganya sekitar Rp 100.000
14. Pintu Kamar Mandi
Pintu kamar mandi kita bisa menggunakan pintu fibre dengan harga Rp 150.000
15. Cat minyak dan Cat tembok
Cat minyak untuk kusen sebanyak 2 kaleng @ Rp 125.000 jadi totalnya Rp 250.000
Cat tembok dibutuhkan sebanyak 2 pail @ Rp 250.000 jadi totalnya Rp 500.000
Total biaya cat adalah: Rp 250.000 + Rp 500.000 = Rp 750.000
16. Instalasi pipa air
Untuk kebutuhan instalasi pipa air ini dapat disesuaikan dengan kondisi jarak dan letak rumah yang Anda bangun dari sumber air
Namun kita dapat menyiapkan dana sedikitnya Rp 600.000 untuk pipa air
17. Instalasi listrik
Untuk instalasi listrik rumah yang akan kita bangun dapat kita sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Namun kita dapat menyiapkan biaya sekitar Rp 600.000 untuk instalasi listrik
Keterangan : biaya ini diluar dari biaya pemasangan listrik PLN
18. Upah kerja tukang
Upah kerja tukang bangunan, biasanya agak berbeda di masing-masing daerah. Namun dapat kita ambil contoh, upah kerja tukang di daerah saya sekitar Rp 750.000/m²
Jika rumah yang akan kita bangun memiliki luas 36 m², maka upah kerja tukang adalah: 36 m² x Rp 750.000 = Rp 27.000.000
Total keseluruhan biaya yang harus kita siapkan untuk membangun sebuah sederhana minimalis dengan Type 36 (ukuran 6m x 6m) dengan 2 kamar tidur adalah : Rp 64.455.000

ayo segera bergabung dengan kami hanya dengan minimal deposit 20.000
ReplyDeletedapatkan bonus rollingan dana refferal ditunggu apa lagi
segera bergabung dengan kami di i*o*n*n*q*q
Untuk mempermudah kamu bermain guys www.fanspoker.com menghadirkan 6 permainan hanya dalam 1 ID 1 APLIKASI guys,,,
ReplyDeletedimana lagi kalau bukan di www.fanspoker.com
WA : +855964283802 || LINE : +855964283802 ||